Cute Cherry Dunia Kecilku: Contoh Macam-Macam Paragraf

Minggu, 20 November 2011

Contoh Macam-Macam Paragraf


    A.  Deduktif
Dampak kenaikan BBM pada tahun 2011 telah mencapai puncaknya. Ini terlihat dengan sepinya sejumlah SPBU di sebagian Pulau Jawa. Masyarakat merasa keberatan dengan kenaikan BBM yang terus mencekik. Dengan keadaan seperti ini, seharusnya pemerintah sudah mengetahui dan mengantisipasi dampak naiknya BBM. Selain itu, naiknya BBm tidak diimbangi dengan banyaknya ketersediaan BBM. Alhasil, kelangkaan pun terjadi di berbagai kota besar di Indonesia.

  1. Induktif
Mal, pusat grosir, maupun tempat perkulakan baru berdiri disetiap sudut kota. Pusat-pusat konsumsi ini dibangun dari ukuran kecil, menengah, hingga, sangat besar. Menjaminnya pusat konsumsi itu belum dibarengi dengan pertumbuhan sector yang seharusnya mengisi barang-barang di mal, pusat perbelanjaan, dan pusat perkulakan. Kenyataannya, industri yang memproduksi beberapa jenis barang justru tenggelam. Hal ini disebabkan oleh, barang-barang impor yang mengusai dan mengancam sector produksi local yang ada.

  1. Campuran
Orang utan sekarang telah berada diujung kepunahan. Memang masih menjumpai orang utan di hutan, namun banyak sekali yang ditangkap. Factor utama orang utan bisa begitu terancam adalah Menteri Kehutanan yang sekarang menjabat sangat mendorang kegiatan per5kebunan. Ini menandakan beralihnya kebijakan pemerintah dari tebang pilih manjedi tebang habis. Bagi orang utan, kebijakan tebang habis berarti kepunahan. Dengan demikian, semakin habisnya hutan sebagai habitat orang utan maka orang utan semakin punah.

  1. ineratif
Peristiwa banjir banding dan tanah longsor sering terjadi secara tiba-tiba disaat orang tertidur lelap. Salah satu cara efektif yang harus dilakukan adalah dengan penghijauan, yakni suatu usaha yang meliputi kegiatan-kegiatan penanaman tanaman keras, rerumputan, serta pembuatan teras, dan bangunan pencegah erosi lainnya di areal yang tidak termasuk areal hutan Negara atau di areal lain, berdasarkan tata tanah yang tidak digunakan sebagai hutan. Dengan begitu banjir banding dan tanah longsor dapat teratasi. Selain itu, masyarakat juga menjagakebersihan sungai-sungai dan selokan tempat mengalirnya air.

0 komentar:

Poskan Komentar